Breaking News
Selamat datang di KAWAL INDONESIA — Ikuti terus berita terbaru, informasi terkini, dan kabar viral hanya di KAWAL INDONESIA.

Rawat Hampir 500 ODGJ, ‘Pak Pur Polisi Baik’ Kini Tempuh S-2 Psikologi

Ipda Purnomo
banner 120x600
Kawal Surabaya - Mau Ber-Opini atau Penayangan Video
IKUTI KAWAL SURABAYA
Berita • Opini • Video • Informasi Terkini
HUBUNGI KAMI — 0812 3261 4854
```

KAWAL SURABAYA — Hampir satu dekade merawat kelompok rentan tak membuat Ipda Purnomo berhenti belajar. ‘Pak Pur Polisi Baik’ kini kembali ke bangku kuliah, menempuh S-2 Psikologi di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Polisi asal Lamongan itu memilih kuliah bukan sekadar mengejar gelar. Ia ingin memperkuat dasar keilmuan agar pendampingan terhadap ODGJ dan kelompok rentan dilakukan lebih tepat dan profesional.

Selama hampir 10 tahun, Pak Pur telah merawat hampir 500 ODGJ. Pengalaman tersebut sebagian besar diperolehnya secara otodidak dan dari praktik langsung di lapangan.

“Manusia itu wajib menuntut ilmu sampai kapan pun. Setiap hari saya bertemu dengan orang-orang yang membutuhkan tempat curhat dan konseling,” ujarnya.

Menurutnya, ilmu Psikologi diperlukan karena Yayasan Berkas Bersinar Abadi yang dikelolanya menangani empat kelompok layanan, yakni ODGJ, lansia terlantar, anak terlantar, serta penyintas penyalahgunaan narkoba.

“Selama ini saya mendapatkan ilmu secara otodidak, sehingga saya merasa harus memiliki dasar ilmu Psikologi yang kuat dan teruji,” kata Pak Pur.

Ia berharap ilmu yang diperoleh di Unesa tidak berhenti pada dirinya. Pengetahuan tersebut akan diteruskan kepada tim pendamping dan masyarakat agar kualitas layanan sosial semakin meningkat.

“Harapan saya, setelah mendapatkan ilmu di sini semakin bermanfaat dampak pengabdian kami bagi masyarakat. Ilmu ini nantinya wajib saya tularkan kepada tim pendamping dan masyarakat,” tegasnya.

Di tengah kesibukan sebagai polisi, pengelola yayasan, dan mahasiswa, Pak Pur mengaku mendapat izin pimpinan serta dukungan tim. Ia bahkan mengajak istrinya kuliah di Unesa dan berencana mendorong 30 anggota tim yayasan mempelajari Psikologi.

Bagi Pak Pur, pendidikan bukan sekadar gelar. Ilmu adalah bekal untuk memperluas pengabdian dan memastikan kelompok rentan mendapat pendampingan yang semakin manusiawi serta profesional. ***

Ini Menarik !  Retribusi Sampah Lewat Rekening PAM Surya Sembada, Miliaran Rupiah Mengalir Tiap Bulan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *