Jakarta, KAWAL INDONESIA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pembangunan Indonesia merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya Presiden maupun pemerintah.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menurut Prabowo, pembangunan bangsa membutuhkan sinergi seluruh lembaga negara, pemerintah pusat dan daerah, serta seluruh elemen masyarakat.
“Pembangunan bangsa bukan pekerjaan Presiden seorang diri, bukan pekerjaan hanya pemerintah. Republik ini dibangun oleh kerja sama seluruh lembaga negara, pemerintah pusat dan daerah, serta seluruh elemen dari masyarakat,” kata Prabowo.
Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti kontribusi sejumlah lembaga negara dalam menjalankan tugas konstitusionalnya.
Ia menyebut MPR RI terus menjalankan peran sebagai rumah kebangsaan melalui penguatan literasi konstitusi sekaligus menjaga nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Sementara itu, DPR RI bersama pemerintah disebut telah menyelesaikan dan mengundangkan 13 rancangan undang-undang hingga Juli 2026.
Salah satunya UU Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga, yang menurut Prabowo menjadi bentuk pengakuan bahwa setiap pekerjaan memiliki martabat dan setiap pekerja berhak memperoleh perlindungan.
“Setiap pekerjaan memiliki nilai martabat dan setiap pekerja berhak untuk memperoleh perlindungan,” ujarnya. (red)













